Jumat, 27 November 2015

Manfaat Limbah Rumen Untuk Pertanian Organik


Advertisement
Limbah rumen mempunyai segudang manfaat untuk menopang Cara bertani Sistem Organik , sebelum membahas panjang lebar mengenai manfaat isi perut binatang ternak memamah biak bagi pertanian organik. Bolg cara budidaya organik akan sedikit menguraikan tentang fungsi dan letak organ hewan memamah biak ini.
 
Rmen kambing berguna untuk petani
Rumen Kambing - Kredit Gambar commons.wikimedia.org

Rumen merupakan organ bagian dalam ( bahasa jawa biasa di sebut Jeroan) sistem pencernaan seperti lambung  pada ternak yang berjenis herbifora. Rumen merupakan bagian penting , ruang pra-pencernaan untuk simbiosis mikroorganisme hidup , yang memiliki fungsi membantu pemecahan dan melunakkan dengan cepat pada makanan hewan ternak.

Sistem pencernaan pada hewan seperti : Sapi , Kerbau , Kambing , Kuda , onta dan binatang yang herbifora sejenisnya ini biasa disebut sebagai ruminansia . Berkat banyaknya jumlah berbagai organisme hidup yang menghuni dalam rumen , telah di ketahui mempunyai peran penting dalam proses mempermudah pencernaan makanan ternak.

Jenis Mikroba / Bakteri Utama Pada Rumen


Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaporkan oleh Hungate ( tahun 1966) , Beberapa jenis mikroba / mikroorganisme rumen adalah sebagai berikut :

1 - Mikroba pencerna selulosa ( Bakteroidessuccinogenes , Ruminococcus flavafaciens , Ruminococcus albus , Butyrifibriofibrisolvens ) .
2 -  Mikroba pencerna hemiselulosa ( Butyrivibrio fibrisolvens , Bakteroides ruminocola , Ruminococcus sp ) .
3 - Mikroba pencerna pati ( Bakteroides ammylophilus , Streptococcus bovis , Succinnimonas amylolytica ) .
4 - Mikroba pencerna gula ( Triponema bryantii , Lactobasilus ruminus ) .
5 - Mikroba pencerna protein ( Clostridium sporogenus , Bacillus licheniformis ) .

Manfaat Rumen Bagi Pertanian


Karena telah diketahui melimpahnya jumlah atau populasi mikroorganisme hidup di dalam rumen , ini merupakan kabar yang baik untuk para petani organik. Ini karena limbah dari RUMAH PEMOTONGAN HEWAN Ruminantia ( RPH-R ) Seperti Sapi dan Kambing biasanya membuang isi rumen begitu saja. Menurut berbagai penelitian , Jumlah bakteri di dalam rumen mencapai 1-10 milyar/mI cairan rumen , sehingga potensi isi rumen mempunyai potensi besar untuk di manfaatkan sebagai pupuk organik cair atau pun sebagai campuran pupuk organik padat Bokashi.

Dalam proses pembuatan pupuk organik cair sangat dibutuhkan berbagai bahan-bahan alami yang kaya nutrisi , seperti isi dari limbah rumen untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian. Dengan mengolah limbah rumah pemotongan hewan diharpakan mampu menekan biaya produksi budidaya pertanian di Indonesia dengan pola Organik.

Bakteri yang terdapat di dalam rumen mempercepat pelapukan pada fermentasi limbah organik seperti pembuatan pupuk BOKASHI , Mikroorganisme pada rumen mampu meningkatkan jumlah unsur hara bagi tanaman , mengendalikan hama dan serangga serta menekan jumlah bakteri patogen pada tanah.

Cara Kerja Mikroorganisme Pada Rumen


a. Mempercepat proses fermentasi pupuk organik padat dan cair
b. Meningkatkan jumlah dan kandungan nitrogen alami
c. Menghambat serta menekan pertumbuhan patogen pada tanah pertanian
d. Memperbanyak senyawa-senyawa organik didalam tanah
e. Tidak ada ketergantungan dengan pupuk kimia / anorganik

Keunggulan Mikroorganisme Rumen Untuk Pertanian


a. Dapat diproduksi sendiri ( Petani Mandiri )
b. Ketersediaan bahan yang cukup mudah dan murah
c. Pengolahan hanya dengan alat sederhana
d. Sangat bermanfaat bagi petani dengan pola Organik

Nah , Apakah anda tertarik untuk memanfaatkan limbah isi rumen sapi , untuk pertanian anda ??

http://www.organikilo.co/2014/10/manfaat-limbah-rumen-untuk-pertanian.html