Beternak bebek sudah di jalani masyarakat Indonesia sejak puluhan tahun lalu sampai sekarang.
Cara beternaknya pun hampir tidak ada perubahan, walaupun sudah ada yang
merubah sistem peternakan bebek dengan sistem yang lebih modern,
sehingga memberikan hasil yang lebih maksimal di banding dengan
peternakan bebek secara tradisional.
Bebek adalah salah satu unggas yang tidak dapat mengerami telurnya
sendiri. Lebar tubuh pada bebek tidak memungkinkan untuk melakukan
proses pengeraman telur-telurnya, tidak seperti mentok atau angsa,
walaupun sama-sama unggas yang dapat berenang, mentok dan angsa dapat
mengerami telur-telurnya sendiri tidak seperti bebek.
Pengeraman telur pada bebek biasanya menggunakan unggas lain atau
menggunakan mesin tetas telur, baik penetasan telur bebek yang
menggunakan mesin tetas tradisional dengan mengandalkan panas dari sinar
matahari, maupun mesin tetas yang menggunakan pemanas listrik.
Kebutuhan akan produk yang berkaitan dengan bebek masih tidak sebanding antara jumlah peternak bebek baik itu peternak bebek pedaging maupun peternak bebek petelur dengan jumlah permintaan pasar yang terus meningkat.
Semakin banyak yang mendirikan usaha rumah makan atau warung tenda yang
menawarkan menu olahan daging bebek, membuat permintaan akan bebek pedaging semakin tinggi. Untuk sementara ini kebutuhan akan adanya daging bebek pedaging, kebanyakan masih di pasok dari bebek afkir atau bebek petelur yang produktifitasnya sudah mengalami penurunan.
