Selasa, 08 November 2016

BEBEK TANPA BAU




PRIHAL : BEBEK TANPA BAU,

KEPADA
Yth. Yang Mulia Bapak Gubernur Propinsi Jawa Timur.
                                                                                                Di SURABAYA.       
PERCOBAAN & PENELITIAN PEMELIHARAAN BEBEK TANPA BAU [H2S] gas Hidrog Sulfu, pakan alami dan hal-hal  lain yang mendukung Peternakan.
PRAKATA :
Kami mendapat invo dari beberapa tayangan TV, ada beberapa keluarga yang terpaksa hidup dalam kandang bebek karena tidak punya rumah, beberapa hari menahan muntah karena bau busuk [H2S] dari kotoran bebek, achirnya mereka terbiasa hidup dalam udara busuk, mereka tidak tahu bahwa itu sangat berbaya akan terjangkit nya  penyakit DE GENERATIV [cacat organ tubuh]; kami peduli dan mengadakan penelitian bagaimana cara  menghilangkan bau busuk H2S itu.
Setelah 3 minggu kami berusaha dengan segala daya untuk melawan bau busuk, ternyata sudah ada cara klinis untuk mengatasi bau busuk dari kotoran segala ternak, ialah pemakaian cairan EM4 yang status nya ialah bakteri-bakteri yang MENGUNTUNGKAN dalam organ pencernakan segala ternak yang membuat kotoran ternak tidak berbau, EM4 ditemukan oleh ITB di th 2006, tetapi tulisan ini perlu diteruskan  untuk membahas pakan ternak dari alam  yang   murah untuk Peternakan.
1.KENDALA UTAMA :
Kendala UTAMA dalam pemeliharaan ternak Bebek, ialah terjadi nya bau busuk yang menyengat [H2S] Gas Hidrog Sulfur yang terproses oleh kegiatan permentasi bakteri pembusuk pada kotoran bebek, yang sangat mengganggu kenyamanan hidup masyarakat disekitar nya, ada indikasi kalau terhisap dalam waktu yang lama  bisa  menimbulkan  penyakit de generative [cacat  organ tubuh pada bayi].
Tulisan ini adalah rangkuman dari Penelitian dan pengalaman-pengalaman  para Peternak Bebek yang berdomisili di daerah Kabupaten Kediri dan Kota Madya Kediri, yang mana terasa bahwa Peternakan bebek mempunyai Potensi yang BERMASA DEPAN, yang bisa dikembangkan dalam skala micro untuk rakyat kecil maupun  dalam sklala makro untuk yang bermodal besar.
Berternak bebek MEMUNGKINKAN mampu  dijangkau  oleh masyarakat kecil  yang termiskin, yang tidak punya modal apapun, kecuali  tenaga & kemauan, sekedar untuk hidup layak, maka siapapun  patut peduli dengan hal itu, dan berusaha mencari SOLUSI agar bau busuk bisa DIHILANGKAN sehingga mereka bisa  berternak bebek dimana saja, yang mana tidak berbenturan dengan Peraturan Pemerintah.

2.  PENELITIAN TENTANG BAKTERI E COLI : [ Invo Din. Kes. th.1970 an].
OPINI : Semakin busuk bau kotoran maka semakin banyak Nutrisi yang terkandung didalam nya, seperti Protein, Carbohidrat, Vitamin dan Mineral dll; kotoran Manusia telah di teliti di Laboratorium Kesehatan [dari Buku Kesehatan] menyatakan antara lain: kita makan 3 kali sehari, 4 sehat 5 sempurna; misalnya terdapat Sari makanan satu gelas,  yang terhisap oleh tubuh hanya sekitar 30 %  dan yang 70% tetap tinggal didalam kotoran, dan oleh bakteri pembusuk kotoran itu dihancurkan dan terproseslah gas H2S.
Bau kotoran bebek SAMA busuk nya dengan bau kotoran manusia, Opini : kesamaan Bau itu menunjukan bahwa ada kesamaan  kadar Nutrisi yang BESAR nya sekitar 70% pada  kotoran bebek dan manusia; yang terkandung Zat Protein, Carbohidrat, Vitamin, Mineral dll yang TERNYATA BISA dan LAYAK untuk di manfaatkan dalam  pemeliharaan segala jenis ikan konsumsi, [paper kami  4 bl yang lalu], yang mana  DAMPAK  BAIK   nya ialah bisa membasmi bakteri e coli sampai sekitar 70%.
Bakteri e coli di daerah Kodya Kediri tebal nya sekitar 8m dari permukaan air tanah, oleh karena padat nya perumahan yang berarti padat nya WC yang dibuat , hal ini berdampak pada mudah & timbul nya penyakit TCD [Tipus COLERA Desentri], dan mudah  busuk nya usaha kecambah di musim kemarau, solusi nya sumur bor diperdalam sekitar 2 bh pipa pralon, biasa nya orang membuat sumur cukup 2 pipa pralon saja; agar air bersih yang di dapat kan terbebas dari  bakteri e colli . [invo Din.Pertanian].
Bakteri e coli atau bakteri pembusuk sangat diperlukan dalam kehidupan ini, ialah menghancurkan limbah vegetasi dan limbah apapun sampai menjadi partkel-partikel micro [molekul] dan dikembalikan kepada alam; akan tetapi kalau tidak terkontrol bisa menjadi MALAPETAKA, seperti yang terjadi di Tahiti, gempa bumi 9 skala Righter yang menghancurkan bangunan, termasuk saluran-saluran WC diperkotaan dan bakteri e coli  masuk ke dalam sungai dan air tanah yang menyebabkan TCD, sekitar 3000 orang meninggal.    
Bakteri e coli membunuh 29 orang dari 3000 orang yang sakit Diare akut di Jerman mereka mempunyai kebiasaan memakan sayur mayur hijau dalam keadaan mentah seperti kecambah, mentimun, sledri dll. Dan kebetulan saat itu oleh beberapa sebab, sayur mayur hijau itu ada banyak terdapat bakteri e coli, yang  mereka makan seperti BIASA NYA, dan masuklah bakteri e coli kedalam usus yang menyebab kan mereka sakit Diare  akut dan  meninggal dunia.
Hal yang sama terjadi di kota Bandung dua kakak adik memasak daging yang sudah agak bau, mereka tidak tahu itu berbahaya, akhir nya mereka sakit dan tidak tertolong jiwa nya, jadi kita HARUS TEGAS kalau mendapatkan daging yang sudah berbau busuk meski tidak jelas, sebaik nya daging itu di kubur saja, atau dibuang ke kolam ikan, ikan tidak mati memakan daging busuk, sebab alat pencernakan nya memang ISTIMEWA  untuk pembersih Dunia dari apapun yang sudah membusuk.       
3. RAWA-RAWA MERUPAKAN SUMBER PAKAN ALAMI TERNAK BEBEK :
Bebek merupakan ternak yang  produktif, daging dan telor nya disukai  masyarakat, maka ada harapan bisa dikembangkan dalam SKALA BESAR untuk memenuhi kebutuhan protein hewani NASIONAL, dipahami pola pikir dan HASIL segala pembangunan Bangsa kita  masih  dibawah Negara-negara lain;  ada pendapat hal itu disebabkan NILAI dari asupan yang kita makan masih sederhana, terlalu banyak Carbohidrat, kurang Protein dan buah, dan tentu nya  juga bisa dari sebab yang  lain.
 Penelitian secara global dengan mempelajari seluruh peta Indonesia ,  di Tanah Air kita banyak terdapat rawa-rawa kurang lebih ada 30% dari luas tanah yang ada,  penuh dengan Fauna dan Flora yang bisa dipakai untuk makanan yang istimewa untuk Bebek agar mendapatkan telor dan daging yang baik,   DAN harga makanan dari alam  ternyata jauh  lebih MURAH  kalau dibandingkan dengan makanan Buatan yang terus melambung harga nya.
Rawa-rawa ada air diwaktu musim Kemarau, dan penuh air diwaktu musim Hujan, disana  tumbuh dengan subur  tanaman air dari berjenis Kiambang, Ganggang, Genjer , Mata lele, Entongan, Lumut , berjenis rumput-rumputan air dll yang lebih merupakan Gulma terhadap tanaman pokok manusia ialah padi, yang ternyata merupakan makanan berserat yang mengandung Protein, Carbohidrat dan segala vitamin yang  baik untuk  pertumbuhan  organ ternak Bebek.
 Juga binatang – binatang air seperti Siput  hitam , Siput  Kuning , Sumpil, Kepiting darat [Cuyu], lintah ,  katak, cacing tanah  dan bermacam binatang melata yang kecil-kecil yang ternyata merupakan makanan hewani Bebek yang penuh dengan Protein, Carbohidrat dan bermacam-macam vitamin, termasuk  Omega 3, zat besi, zat kapur yang mampu mendorong pertumbuhan organ Bebek menjadi  sehat dan kuat , yang  merupakan makanan bebek  super baik yang  MURAH.
4. PROSES PENGOLAHAN MAKANAN DARI ALAM UNTUK BEBEK :
Pengambilan bahan makanan dari alam, masih harus   dengan tenaga manusia, dengan perahu untuk tempat yang relatif dalam, setelah terkumpul,  bahan makanan dari alam itu  diangkut dengan gerobak menuju   ke tempat   pengolahan makanan  Bebek, yang melayani  peternakan skala besar maupun skala kecil, maka terseraplah tenaga kerja  yang cukup banyak untuk rakyat kecil .
Pengolahan makanan , makanan dari alam berupa siput air, cuyu,dll.  ganggang, genjer,  lumut, dan rumput-rumputan air, di seleksi dibersihkan di potong kecil-kecil dan di giling menjadi bubur siput dan bubur daun, dicampur dengan perbandingan : 1 [siput air,cuyu], 3 [ganggang, lumut, rumput-rumputan air], 3 [dedak halus] di takar dan diaduk dalam tong besar dari kayu, siap untuk konsumsi Bebek  mulai umur 1 bulan.
Makanan dari alam itu dikonsumsi dalam bentuk setengah cair dengan harga  sesuai dengan nilai campuran  dari bahan makanan dari alam 1 : 3 : 3 yang ditakar dengan galon ; konsumen ialah siapapun  yang berprofesi sebagai peternak Bebek juga peternak itik [ mentok] ; pengolahan makanan dari alam itu dilaksanakan 3 kali dalam sehari, pagi hari jam 6.00 sudah siap pakai, jam 12.00 siang dan jam 18.00.
Volume pengolahan sesuai  jumlah  pesanan, dan pesanan sesuai dengan jumlah bebek yang dipelihara, biasanya satu gallon cukup untuk 100 ekor bebek dewasa  satu kali makan, dengan ATURAN bahwa   makanan itu harus habis dimakan di pagi hari, siang hari, dan sore hari , kalau masih tersisa bisa menjadi pangkal SEBAB MUSABAB sakit dan kematian ternak Bebek, oleh karena makanan Gizi tinggi itu rawan terhadap bakteri dan jamur,untuk makanan yang tersisa di berikan ikan dalam kolam.
Bahan makanan alam yang belum diolah, diseleksi dan dibersihkan dan  disimpan dalam keadaan hidup di kolam-kolam penampungan, yang mana diperkirakan akan habis dalam 3 hari kerja,   makanan dari alam itu dijaga selalu dalam keadaan hidup dan  segar  agar KWALITAS nya terjaga , agar fungsi dan manfaat dari makanan itu sesuai tujuan ialah mendapatkan telor dan daging bebek yang baik ; dan tidak menimbulkan penyakit pada bebek.
5. PENYAKIT PADA TERNAK BEBEK :
Penyakit bebek yang FATAL ialah salah makan , kalau bebek termakan BANGKAI apapun seperti bangkai tikus, bangkai ayam dll dan juga bangkai-bangkai binatang yang sudah membusuk dan hancur lain nya dilapangan, disawah, di tempat penggembalaan dll, akan membuat bebek LUMPUH dan setelah beberapa hari sakit dan tidak mau makan dan mati.
Penyakit-penyakit unggas pada umum nya seperti Tetelo, Kotoran Putih, Pes, Pilek dll, sepanjang pengalaman peternak bebek, belum ada tanda-tanda yang NYATA bahwa bebek terkena penyakit unggas, Jadi kesimpulan sementara bebek dan itik [mentok] TAHAN terhadap segala  penyakit unggas, maka ini merupakan pertanda baik untuk MASA DEPAN para peternak bebek.
Pengalaman,  kami punya ayam Bangkok 8 ekor, sakit lumpuh semua, saya beri konsumsi makanan bebek dan ternyata setelah 1 minggu 7 ekor bisa berdiri lagi dan kelihatan lebih sehat, orang berkata sebab cairan kol/darah kol itu yang menyembuhkan ayam itu.
6. OPINI : MAKANAN BEBEK DAN ITIK DARI DAGING  TIKUS DAN HEWAN LAIN YANG BARU MATI:
  [PERLU PENELITIAN DARI DIN. PERTANIAN]
Daging tikus, ayam,  sapi,  kambing, yang BARU mati, kira-kira maximum  2 jam setelah kematian, SECEPAT NYA semua daging digiling dan diawetkan dalam Freeser; daging giling itu dicampur dengan dedak halus,  bubur daun-daunan dari rawa  dengan perbandingan: 1 : 3 : 3, ADALAH LAYAK dikonsumsi bebek , tetapi  bubur daging HARUS dipanaskan dulu dalam air mendidih selama 10 menit agar bakteri pembusuk mati, setelah hangat campuran 1 : 3 : 3 siap di konsumsi  ternak bebek.   
Menu makanan dari daging tikus TIDAK ADA pengaruh apa-apa terhadap kesehatan bebek, di daerah                                                                                                                                                                                                                   Cirebon yang merupakan lumbung padi NASIONAL, terdapat  banyak tikus yang  beranak-pinak sehingga menjadi hama yang merusak tanaman padi, sangat sulit dibrantas, dan akhir nya  banyak penduduk yang berprofesi sebagai PEMBURU tikus di sawah untuk mata pencaharian. [invo th.1960 an].
Tentu saja kematian dari binatang peliharaan yang  wajar dan  BENAR, untuk konsumsi ternak unggas termasuk ternak bebek; Kematian yang wajar  : 1. binatang mati  oleh karena Tercekik oleh tali pengikat nya, 2. termakan plastic dan usus tersumbat, 3. Mati oleh sakit masuk angin, atau peredaran darah yang terhalang, 4. Mati karena sakit porangen [ penyakit kurus karena lever nya ber-ulat]  5. Mati karena kecelakaan, dan 6. Mati karena keracunan .
Nasehat para Ulama , binatang ternak yang mati oleh ke 6 sebab itu tidak layak untuk dikomsusi oleh umat manusia, apabila binatang ternak telah DIKETAHUI sudah dalam keadaan mati;  tetapi kalau masih dalam keadaan hidup dan sudah tidak mungkin diselamatkan binatang ternak itu disembelih dan BOLEH di konsumsi daging nya oleh manusia.
Lalu bagaimana dengan binatang ternak yang diketahui SUDAH mati oleh karena ke 6 sebab itu, opini : secara akal budi itu BISA dan layak untuk di konsumsi untuk binatang ternak termasuk ternak bebek, LOGIKA nya di alam bebas binatang memakan daging binatang yang lain yang sudah di matikan oleh nya, di padang perburuan ada yang langsung di habiskan daging nya setelah tak berdaya, ada pula kalau sudah membusuk baru di makan, seperti  buaya, komodo, harimau dll .
Hal ini perlu diadakan PENELITIAN secara ILMIAH, karena menyangkut ETIKA  dan MORAL yang mendalam sebab Dasar Negara Kita adalah  PANCASILA,  hal ini layak ada sangkutan dalam Telaah oleh  Agama-agama, maka kita berharap adanya kajian yang mendasar agar  tidak menimbulkan  masalah-masalah  di kemudian hari.
Dengan kotak kayu yang berlubang dan ada penutup nya bisa berisi 100 ekor tikus, dan dengan  tang  kaos kaki usang dan cangkul, mereka membongkar pematang-pematang yang penuh dengan lubang-lubang tikus, tikus yang tertangkap dipotong gigi nya dengan tang, dan dimasukan ke dalam kotak, yang mati segera diolah dirumah, dan yang hidup dijual kepada bos pemelihara bebek, atau di pakai sendiri untuk makanan bebek.
 Pengolahan daging tikus untuk konsumsi ternak bebek, tikus itu  di masukan kedalam air bersama kotak nya,  dalam  15 menit semua tikus akan mati, badan tikus digiling sampai hancur menjadi bubur daging dan dicampur dengan bubur daun,  dedak halus dengan campuran : 1 takar daging tikus, 3 takar bubur daun , 3 takar dedak halus , diaduk rata dan siap untuk konsumsi bebek.
 Kami pernah mencoba sendiri waktu kuliah di DIY, bermain kepasar Ngasem dekat Kraton, anak kami ngrengek minta dibelikan meri [anak bebek] , 10 ekor meri kami beli yang kata penjual nya, ini yang betina 6 ekor dan yang jantan 4 ekor umur 5 bulan sudah bertelor; kami pelihara dengan menu tikus dan katul,  hasilnya luar biasa bebek itu tinggi  nya sama dengan Angsa, tetapi ternyata jantan semua, semua nya habis dibeli orang untuk pejantan.    
7. TERNYATA, DAGING BINATANG YANG SUDAH MEMBUSUK PUN MASIH ADA GUNA NYA, SECARA INDIVIDUAL DAN GLOBAL  DISELURUH DUNIA :
Perlu diketahui bahwa daging binatang yang sudah MEMBUSUK pun, masih bisa digunakan untuk makanan ikan air tawar, ikan air laut, semua jenis kepiting,  termasuk micro organisme dan   buaya, mereka TERCIPTA sebagai PEMBERSIH diseluruh lingkungan keairan Dunia, oleh kebutuhan isi  perut, mereka makan apapun yang di dapat kan termasuk bangkai yang sudah membusuk, yang ternyata juga bangkai dari fauna apapun.
Di Peternakan buaya di Jakarta, kini ada ratusan jumlah nya di beri makanan dari bangkai ayam, kambing, kucing, sapi dll, yang ada di seluruh daerah DKI dan dari luar DKI, terlihat nyata dari tayangan TV bagaimana mereka dengan lahap dan rakus nya menyantap bangkai-bangkai tersebut, untuk bangkai sapi, babi di potong-potong dulu kecil-kecil  agar buaya bisa menelan nya. 
Dan daging  dari semua ikan air tawar, ikan air laut, kepiting, buaya dll yang memakan bangkai yang sudah membusuk itu bisa dan layak dikonsumsi umat manusia, sebab system pencernakan  mereka pada umum nya sangat lah LUAR BIASA,  daging yang busuk dipenuhi oleh puluhan juta bakteri pembusuk MAMPU  dilahap habis, dihancurkan dengan ENZIM-ENZIM penghancur KHUSUS, yang ada didalam usus  dan alat-alat pencernakan nya.
Hal ini terbukti di penelitian Lab. Prihal yang menyangkut Perbandingan jumlah e colli  air kotor limbah dari WC yang ber warna kuning tua lengket, dan air kotor dari limbah kolam ikan lele yang cair berwarna keputihan, ternyata di dapatkan jumlah e colli dari WC 100% dan dari kolam ikan lele sekitar 30%; kesimpulan nya ikan apapun mampu melenyapkan e colli sampai 70%,[invo Lab.Kesehatan ].    
Kami pernah Dinas dekat Desa Pagerwaja Kab.Tulung Agung disitu banyak dipelihara ternak sapi perah, dan ada kubur kusus untuk Sapi, ada puluhan jumlah yang telah mati, “ ya kalau ada sapi yang mati langsung kami kubur disitu. “ kata seorang penduduk; rata-rata berat sapi perah adalah 500 kg.
Mereka belum mengerti bahwa bangkai sapi masih mempunyai nilai komersial yang cukup besar untuk diraih, berarti mereka membuang bubuk daging dan bubuk tulang sekitar 300 kg senilai kurang lebih  Rp.4juta/ekor ke dalam tanah, bubuk daging, bubuk tulang dan bubuk ikan merupakan protein hewani yang memegang peran UTAMA  pada makanan ternak buatan seperti por 511 dll.
8.PRODUKSI  BUBUK DAGING, BUBUK TULANG DAN BUBUK IKAN, BUATAN  PABRIK :
Pembuatan bubuk daging di pabrik , daging sisa digiling sampai menjadi bubur daging yang cair, bubur daging disemburkan kedalam ruangan panas dari baja dengan temperature sekitar 300 derajat Celsius dalam sekejab bubur daging turun kedasar ruangan panas itu dalam bentuk debu daging, tertumpuk disitu dengan kekeringan diatas 10 % kadar air dan  disedot ke ruang hangat dengan panas 80 derajat Celsius dan langsung dikemas siap untuk dipasarkan.
Pembuatan bubuk tulang, tulang yang sudah lepas dari daging di giling secara mekanis sampai menjadi bubur tulang, karena masih ada cairan tulang  dan sumsum tulang  , bubur tulang itu disemburkan ke dalam ruangan panas dari baja dengan temperature  sekitar 300 derajat Celsius, bubur tulang turun kedasar ruangan dalam keadaan yang kering  10% kadar air, bubuk disedot sampai ruangan dengan temperature sekitar 80 gerajat Celsius dan dikemas dan siap dipasarkan.
Pembuatan bubuk ikan , sisa-sisa ikan yang terbuang, dan jenis ikan yang tidak enak rasa nya di giling sampai hancur secara mekanis bersama tulang-tulang nya, sampai menjadi bubur ikan, disemburkan kedalam ruangan baja dengan  temperature 300 derajat Celsius, dan turun kedasar ruangan dalam bentuk bubuk ikan dengan kekeringan 10% kadar air, bubuk ikan  berperan sebagai Protein dan zat kapur dalam pembuatan makanan buatan ternak seperti por 511 dll.
Apakah masih ada bakteri pembusuk didalam bubuk daging, bubuk tulang dan bubuk ikan yang di produksi pabrik ?, TIDAK ; tentu saja diadakan penelitian di Laboratorium dan  hasil nya NEGATIF sebab bakteri pembusuk sudah mati pada Temperature 100 derajat Celsius, sedangkan panas ruangan dari baja  300 derajat Celsius.
TETAPI  di seluruh dunia,  dipermukaan tanah dan didalam air di penuhi oleh bakteri pembusuk, maka bubuk daging tulang dan ikan dalam waktu tertentu pasti terkena bakteri pembusuk tetapi dalam kadar yang aman; maka system penyimpanan dalam gudang haruslah sesempurna mungkin, ada panas dan penerangan agar tidak  lembab, ada jarak dari lantai dan dinding 0,50 m agar ada sirkulasi udara dan konstruksi gudang yang memadai ialah kokoh bersih kering dan tidak bocor atap nya.
Maka prihal pembuatan bubuk daging, bubuk tulang dan bubuk ikan SECARA UMUM perlu diketahui oleh masyarakat, Agar bisa dikembangkan di manapun dan oleh siapapun, agar kita tak merugi oleh karena ketidak tahuan, dengan mengubur bangkai binatang piaraan, sebab masih ada nilai komersial  yang cukup besar yang bisa diraih,dengan cara yang benar dan teruji dan bisa dipertanggung jawabkan.
9. TERJADI NYA PROSES PEMBUSUKAN DI DALAM TUBUH /BANGKAI :
Proses pembusukan pada tubuh/bangkai, setelah saat kematian tiba; mati arti nya sudah tidak ada denyut nadi,  pernapasan dan aliran darah;  tubuh mulai mengerut dan kaku dalam waktu sekitar 3 jam, bersaman di saat, sudah dimulai proses pembusukan oleh bakteri pembusuk yang berpusat di usus besar.
Fungsi dari segala enzim-enzim terhenti, maka tidak ada proteksi terhadap bakteri pembusuk, dan bakteri pembusuk yang berada di usus besar berkembang dengan sangat pesat berpencar keseluruh tubuh, masuk lewat pembuluh-pembuluh darah, keadan tubuh tidak kaku lagi kelihatan segar kemerahan setelah 12 jam, dan saat itu bakteri membusuk sudah MEMENUHI seluruh tubuh.
Secara umum setelah 3 hari bau busuk H2S sudah menyengat, dan bagian-bagian tubuh yang tipis dan lemah seperti kulit, bibir, dan perut mulai rusak dan hancur, perut menggelembung dan hancur; akan  tetapi ada juga sampai bertahun-tahun seluruh tubuh tetap baik seperti orang tidur, Santo Fransiskus Saferius sebagai Monsinyur di RRT bertahan sampai 100 th tidak membusuk tetapi mengering.
Tidak ada alasan untuk KAWATIR dalam pemakaian  bubuk daging, bubuk tulang dan bubuk ikan yang di buat dari binatang yang baru mati, meski daging penuh dengan bakteri pembusuk akan MUSNAH oleh panas tinggi didalam ruangan baja yang panas nya sekitar 300 derajat Celsius, sedangkan bakteri pembusuk mati pada panas 100 derajat Celsius.


10. PENTING ADANYA PENELITIAN  TERHADAP BAU BUSUK TERNAK BEBEK, DAN MAKANAN DARI ALAM [RAWA] YANG MEMPUNYAI POTENSI  BESAR untuk PAKAN BEBEK.
Penting diadakan Percobaan-percobaan dan Penelitian agar didapatkan suatu  SISTEM dimana  kotoran Bebek bebas dari BAU BUSUK yang menyengat [H2S] atau Gas Hidrog Sulfur, sehingga   Bebek LAYAK dipelihara di daerah tepian  Perkotaan yang masih  banyak  lahan  yang baik dan STRATEGIS , karena di kotalah letak para konsuman berada, dan ada banyak limbah makanan yang terbuang yang SANGAT baik untuk ternak bebek.
Kini para peternak bebek, hanya mencoba-coba demi Profit, memberikan  pakan dari alam khusus nya dari rawa  berupa siput air/kol, lintah air, berjenis cacing dll, tanaman air mata lele, berjenis genjer. Kiambang, Enceng Gondok, lumut dll , TANPA pengetahuan yang BENAR berapa besar  kadar Protein, Carbohidrat, Vitamin, mineral dll, yang terkandung didalam nya, sehingga TAKARAN yang benar tidak di ketahui  bisa menyebabkan kerugian yang seharus nya tidak perlu terjadi.
Dipahami siput air kuning [keong emas] berkembang sangat cepat oleh system reproduksi Hermaprodit, dimana jantan dan betina nya sama-sama bertelor, di sungai, di sawah, di rawa yang LEBIH merupakan HAMA yang sulit di brantas, tetapi ternyata mengandung sejenis Protein tinggi, sehingga bisa dimanfaatkan untuk pengobatan ternak ayam yang sakit dan sebagai penunjang UTAMA perkembangan seluruh organ ternak bebek.
Di pahami pula tanaman air seperti, berjenis genjer, kiambang, enceng gondok, lumut dll, yang lebih merupakan GULMA  terhadap tanaman padi yang sulit di brantas, ternyata mengandung paling tidak SERAT yang banyak fungsi nya terhadap kesehatan ternak bebek        
11. LOGIKA TIMBUL NYA PENYEKIT DE GENERATIV :
 Logika  : Gas Hidrog Sulfur [H2S] lebih cepat menyatu dengan darah didalam paru-paru dari pada gas asam atau Oksigen [02] sehingga yang menghirup kepala menjadi pening, kalau hal itu terjadi dalam waktu yang relatip lama rasa pening HILANG, akan tetapi  bisa  menyebabkan KELAINAN pertumbuhan di dalam organ tubuh seperti CACAT pada organ-organ tubuh, jantung dan paru-paru bocor dll, terutama untuk anak kecil dan bayi yang masih dalam kandungan [penyakit DE GENERATIF].
Seharus nya yang masuk kedalam paru–paru manusia  adalah gas Asam atau Oksigen [02], yang sangat dibutuhkan untuk kehidupan, tetapi oleh karena Sikon rakyat miskin tinggal pada tempat yang tak layak huni yang penuh dengan gas Hidrog Sulfur [H2S], sehingga yang masuk didalam darah  nya LEBIH BANYAK gas H2S yang sifat nya merusak daripada O2 yang sifat nya membangun, maka  di dalam tubuh itu RENTAN akan timbul nya penyakit-penyakit yang ada hubungan dengan GEN, yang disebut DE GENERATIV [dari pakar KESEHATAN].
Tidaklah berlebihan dikatakan begitu besar bahaya dari H2S terhadap kehidupan, daya penghancur H2S hanya sedikit dibawah H2SO4 [ Asam Sulfat] atau Air Keras, tidak satupun metal/besi yang tahan terhadap perusakan oleh Air Keras, APA LAGI terhadap daging, urat dan kulit; semua akan hancur dalam relative waktu singkat, demikian pula H2S mampu merusak bahan dari metal/ besi,  juga urat, daging dan kulit hewan dan manusia dengan kerusakan yang cukup berat.
Terbukti pula H2S yang bercampur dengan air dan lumpur di SUMUR LAPINDO DI PORONG bisa membunuh orang dalam waktu singkat , seorang sesepuh yang jatuh di lumpur Lapindo cuma sebatas paha meninggal setelah dirawat keluarga dalam waktu 2 hari [JAWA POS], pekerja berumur 25 th jatuh kedalam lumpur Lapindo kelihatan dalam layar metro TV masih bisa berjalan sendiri  dia Cuma bertahan 24 jam, 9 orang yang berjaga disekitar sumur LAPINDO meninggal dunia tersangkut di pohon-pohon waktu tiba-tiba sumur LAPINDO Over FlOAD.
12. SISTEM KOLAM BISA  MENGHILANGKAN BAU BUSUK [H2S] DARI KOTORAN BEBEK sekitar 90%.
Ternyata dengan cara yang SEDERHANA  bau busuk [H2S] bisa dihilangkan sampai sekitar 90%, dengan cara:  ditengah tempat Pemelihara Bebek dengan luas 30m .30m di buat kolam ukuran : panjang 4m. lebar 4m. dalam 2m dibuat dari pasangan batu, atau dari terpal plastik yang kedap air, ditengah dibuat  Resapan dari tanah ukuran 1 m. 1 m. 1,50m ditutup dengan plat beton dan diberi pipa pralon keatas ukuran 4 dim panjang 1,80m,  agar kalau air meluap diatas pralon akan terhisap turun kedalam Resapan .
Lantai lahan peternakan itu di buat dari pasangan batu, atau bisa dari terpal plastik yang dibuat miring sekitar 1 sampai 2 derajat dari bibir kolam, dibuat sedemikian rupa sehingga  air limbah Bebek bisa dengan lancar masuk kedalam kolam, didalam kolam dipelihara ikan Lele, Gurami, Bawal, dan  ikan konsumsi lain nya, yang  akan  memakan habis kotoran Bebek yang ternyata masih mengandung Protein, Carbuhidrat,Vitamin dan Mineral sekitar 70%.
Ukuran ideal 1 m3 air kolam berisi ikan 80 ekor Jadi isi kolam 1,80m . 4m . 4m = 28,80m3 yang berisi ikan max 2304 ekor, yang baik 1kg bibit berisi 20 ekor, bibit ikan  yang seberat 0,5 ons,  itu saat nya ikan mengalami pertumbuhan yang maximal, daya nafsu makan nya luar biasa dia akan memakan habis kotoran bebek yang masuk ke kolam, dan agar rasa daging nya tetap gurih diberi tambahan makanan dari daun-daunan lunak.
 Dari system yang sederhana ini kita mendapatkan hal-hal yang positip ialah hilang nya BAU BUSUK sampai 70% sampai 90%,  mendapatkan selain daging dan telor, juga ikan segar, jelas nya sbb. : [1] Bau busuk  kotoran bebek HILANG, tergantung dari Volume Pembersihan, sekitar 60% hilang  dibersihkan tiap 3 hari sekali,   dibersihkan 1hari 2 kali hilang 90%, [2] mendapat daging bebek dalam jangka waktu tiap 3 bulan [3]   bebek mulai bertelor dalam waktu berumur 6 bulan,  [4] dan mendapatkan  ikan segar dalam jangka waktu tiap 4 bulan.
Katalisator[sementara] dari besar kecil  adanya  H2S yang terjadi, ialah dengan MEMANTAU kedatangan Lalat di kandang ternak, tgl 9 Juni 2011 kami membeli 40 ekor bibit bebek dari Mondo dan satu glangsing sepah tebu , tiap sore kotoran bebek kami taburi sepah tebu itu, tgl 14 Juni 2011 belum ada bau busuk H2S,  tgl 17 Juni datang  lalat cukup banyak hinggap di ram kawat ukuran 1 mm karena sepah tebu habis .
Lantai kandang di buat miring 1 derajat Limbah langsung masuk ke kolam, mulai  tgl.17 Juni  lantai kami glontor dengan air sehingga bersih, lalat datang separoh nya; di bersihkan dengan air 2 hari sekali, lalat datang kira- kira sepertiga nya, dibersihkan 1 hari 2kali   lalat datang kira-kira 5 sampai 10 ekor,  kami  melihat perkembangan selanjut nya .
Volume kotoran bebek semakin hari semakin banyak, maka ikan yang menghabiskan nya harus ditambah agar ada keseimbangan antara volume kotoran bebek yang masuk ke kolam dan jumlah ikan yang menghabiskan nya, SAYANG kini ada yang punya hobby memancing ikan di kolam, mereka sangat lihai kalau kami tidur pulas [ngorok] mereka dengan bebas membuka atap seng dan turun untuk memancing , sehingga kotoran bebek tersisa yang menimbulkan H2S.
Endapan pakan bebek yang ada didasar kolam  setelah minimum 2 bulan, diangkat untuk pupuk Organik  [tidak berbau] dengan cara dihisap dengan  pompa air, bisa langsung dimasukkan ke sawah dan ladang atau dikeringkan dahulu setelah itu baru diangkat ke lahan yang memerlukan.
Untuk pemelihataan bebek TANPA  kolam, maka kotoran bebek ditumpuk dalam lubang tanah disemprot EM5 [kusus untuk pupuk]] yang dicampur dengan air perbandingan 1 cc : 1 liter air, ditutup dengan terpal plastic dalam 10 hari terjadi Permentasi bau busuk hilang dan kotoran bebek terurai dalam bentuk butiran-butiran pupuk Organik yang agak kering, dan siap untuk di tebar di sawah dan ladang.

13. MENGHILANGKAN BAU BUSUK DENGAN CAIRAN 1. EM4 , 2. BUBUK SS.7, 3. BUBUK GAMPING[CaO3] DAN 4. MINYAK TANAH :[Pengalaman beberapa Peternak bebek].
Ternyata sudah ditemukan EM4 sejak th.2006 oleh ITB, tetapi kini masih ada keluhan dari masyarakat yang berdekatan dengan daerah Peternakan apapun, bau busuk yang menyengat H2S, hal ini semesti nya tidak perlu terjadi, kalau Dinas Pertanian peduli.
a. EM4 [EFFECTIVE MICROORGANISMS-4]  untuk PETERNAKAN DITEMUKAN oleh ITB TH. 2006.
EM4 merupakan kultur campuran dari microorganisms yang menguntungkan untuk pertumbuhan dan produksi ternak sebagian besar terdiri dari bakteri fotosintetik [RHODOPSEUDOMONAS SPP], bakteri asam laktat[LACTOBASILLUS SPP], YEAST [SACCHAROMYCES SPP] dll.
EM4 tidak mengandung bahan kimia sehingga aman bagi ternak, EM4 dapat di inokulasikan pada minuman ternak dan pakan ternak serta dapat digunakan untuk membuat pakan ternak, untuk mencegah BAU pada kotoran dan kandang ternak.
Diproduksi dan dipasarkan oleh:
PT. SONGGOLANGIT PERSADA.
Analisa Lab. Fak. MIPA IPB NO.03/S,A5/23-5-2006
No[Pendaftaran: L041/HAYATI/PPI/VI/2006
Sertifikat Merek No. A 03658
EM4 DAPAT DIGUNAKAN UNTUK TERNAK AYAM, SAPI, KAMBING, BEBEK, KELINCI, BURUNG DLL.
KEGUNAAN:
1.       Menyeimbangkan microorganism yang menguntungkan dalam perut ternak.
2.       Memperbaiki kesehatan ternak.
3.       Meningkatkan mutu daging ternak.
4.       Mengurangi tingkat kematian bibit ternak.
5.       Memperbaiki kesuburan ternak.
6.       Mengurangi Stress[ketegangan] ternak.
7.       Mencegah bau tidak sedap pada kandang dan kotoran ternak.
8.       Mengurangi jumlah lalat dan serangga ternak. 

PETUNJUK PEMAKAIAN :

1.       AIR MINUM TERNAK :
Larutkan EM4 ke dalam air dengan perbandingan 1cc : 1 liter air. Larutan ini kemudian di campurkan kedalam air minum ternak, dapat diberikan setiap hari.

2.       PAKAN TERNAK :
Larutkan EM4 ke dalam air dengan perbandingan 1cc : 1 liter air, Larutan ini kemudian di semprotkan kedalam pakan ternak dan selanjut nya diberikan pada ternak.

3.       MENCEGAH BAU PADA KOTORAN DAN KANDANG TERNAK :
Larutkan EM4 dan MOLAS ke dalam air dengan perbandingan 1 : 1 : 100, larutan ini lalu disimpan dalam tempat yang tertutup rapat selama 1 – 2 hari dan selanjut nya dapat di gunakan untuk menyemprot kandang [pada lantai, dinding, atap, dll] dan pada badan ternak dengan dosis 1 – 10 cc larutan dalam 1 liter air.

LOGO : MENINGKATKAN PRODUKSI SECARA AMAN DAN LESTARI.
Kami telah mencoba EM4 pada pakan bebek dan hasil nya sekitar 90% bau kotoran bebek hilang, dan agar lebih bau busuk nya hilang/ lebih sempurna, kotoran bebek di lantai kandang kami bersihkan 2 kali sehari pagi dan sore dan didapatkan bau busuk sekitar 2 – 3%   dimana dalam jarak 2 m dari kandang sudah tidak berbau .
System pemeliharaan BEBEK TANPA BAU sudah ditemukan, masyarakat berharap Pemerintah memahami bahwa pemeliharaan bebek di lahan-lahan kecil oleh rakyat miskin di batas kota bisa dilaksanakan dan dilindung oleh Undang-undang.    
b. Bubuk SS.7 adalah bubuk pengikat sari makanan , yang mendorong  DAYA SERAP  pada  usus halus bebek, sehingga tubuh berkembang lebih dari ukuran biasa, telor menjadi lebih besar, tubuh menjadi lebih besar dan gemuk LOGIKA : oleh karena sari makanan terserap lebih banyak dari biasa nya 30%, menjadi sekitar 65%, maka  Nutrisi yang berada di dalam kotoran bebek lebih sedikit, dan proses pembentukan H2S mengecil, menjadi sekitar 50%,  harga SS.7 ialah Rp 80 ribu/kg.      

c. Sisa-sisa gamping[Ca O3] yang  setelah pembangunan selesai biasa nya dibuang,  benda itu [CaO3] masih bisa di manfaat kan untuk di tabur diatas kotoran bebek yang  mengandung ke asaman yang tinggi, sementara gamping atau kapur akan menetralkan ke asaman itu sampai sekitar 60%, atau dimengerti proses pembusukan atau permentasi yang menghasilkan H2S berkurang sampai 60%, harga Gamping/kapur[CaO3] ialah Rp 1,500 /kg.  
d. Minyak tanah adalah cairan pembunuh yang handal terhadap semua jenis kumbang, ngengat dll, termasuk bakteri pembusuk yang ada di dalam kotoran bebek, maka pemakaian minyak tanah untuk menghalangi proses pembentukan H2S bisa di tekan sampai 70%, tetapi kotoran itu tidak bisa untuk makanan ikan dalam tenggang waktu yang cukup lama, harus menanti sampai minyak tanah hilang menguap 100% dari kotoran bebek, harga Minyak tanah Rp 10 ribu/liter.
14. SELOKAN-SELOKAN AIR DIPERKOTAAN SEBAGAI SUMBER BAU BUSUK H2S, DAMPAK NYA SAMA DENGAN KOTORAN  BEBEK, IALAH TIMBUL NYA PENYAKIT DE GENERATIF. 
 Sesungguh nya, selokan–selokan di pekotaan disekitar pemukiman kita  merupakan SUMBER BAU tak sedap H2S [ Hidrog Sulfur] yang memusingkan kepala, rupanya  masyarakat belum  peduli DAN MENGERTI kalau itu berbahaya ,” WONG NAMA NYA SELOKAN YA MESTI BAU” kata nya,  tetapi kalau ada yang memelihara bebek  masyarakat  resah meski  sudah dibersihkan 2 kali dalam sehari, sehingga bau busuk relative hilang, ini  PERLU pelurusan dan PENGERTIAN, sebab hal ini juga berakibat cenderung ke penyakit DE GENERATIF.  
Hal ini merupakan hal yang seharus nya DIPRIORITASKAN, kita cari solusi untuk mengatasi nya, kerja bakti hanya untuk membersihkan tepian jalan memang baik, TETAPI  akan ada manfaat yang jauh lebih BESAR kalau kita bisa mengalirkan air selokan menjadi lancar, [ini porsi Dinas Pek. Umum], sehingga tidak terjadi bau busuk yang menyengat  H2S dari slokan  demi KESEHATAN untuk semua nya, dan terhindar nya masyarakat dari penyakit DE GENERATIV.
Hal ini bisa diatasi secara sederhana ialah, ADA NYA system pengairan yang masuk dari daerah yang ter udik , masuk secara RUTIN kedalam slokan-slokan di perkotaan, dengan cara itu maka selalu ada air yang mengalir di dalam slokan dan terjadilah proses pembersihan dan tidak ada air yang tergenang yang menimbulkan terjadi nya H2S. atau menyedot air limbah yang tergenang dan bau dan dibuang ke sungai yang air nya mengalir.
 15.PANGAN SKALA DUNIA DALAM KEADAAN GAWAT, dan EXPOR TELOR DAN DAGING BEBEK :
Dunia kita menghadapi ERA yang sangat gawat yang menyangkut PANGAN DUNIA oleh karena kegagalan panen yang mendunia yang disebabkan oleh Cuaca buruk, yang mempengaruhi usaha–usaha lain seperti peternakan dll, sebab HARGA makanan ternak juga tergantung dengan keberhasilan pertanian, kalau panen gagal maka  harga makanan ternak buatan [Por 511 dll] terus melambung naik.
Peternakan bebek skala besar di Indonesia adalah mempunyai masa depan yang baik, sebab rawa-rawa nya sangat luas sehingga masalah kebutuhan pakan bebek yang MURAH sangat dimungkinkan, yang ber arti akan mampu memproduksi daging dan telor yang melimpah, dan bisa di ekspor ke luar negeri, untuk sekedar peduli atas kegawatan pangan Dunia,hal ini sangat perlu perhatian Pemerintah.
KESIMPULAN :
1.       Hasil Penelitian pangan ternak yang berasal dari rawa yang murah dan BERKWALITAS.
2.        Sistem Bebek tanpa bau, telah ditemukan yang  memungkinkan  mengangkat   KEMISKINAN.
3.        Memungkinkan usaha peternakan bebek di batas kota LAYAK dilaksanakan.
4.       Di daerah rawa hanya KATUL yang harus dibeli sedangkan yang lain bisa diambil dari rawa.
5.        Memungkinkan asupan  Gizi tinggi dari daging dan telor bebek dalam SKALA NASIONAL.
6.        Memungkinkan telor dan daging bebek DI EXPORT dalam usaha menyumbang makanan DUNIA.
7.        Memungkinkan PETERNAKAN BEBEK merupakan HARAPAN yang bermasa depan yang baik.
8.        Semua nya dilaksanakan demi Kesehatan dan Kesejahteraan Bangsa Indonesia,  Amin.
    


Demikian disampaikan, hal ini adalah sekedar pandangan, masih banyak kelemahan yang terjadi, bagi bapak- bapak yang arif, semoga peduli untuk melengkapi nya, dengan arahan ini semoga  ada manfaat nya, demi mengangkat derajat masyarakat miskin, Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar